PKS Desak Indonesia Pimpin Diplomasi Global: Palestina Wajib di Pusat Perdamaian, Israel Ditolak
By Admin

nusakini.com, Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid mendesak Pemerintah Indonesia mengambil peran strategis di forum internasional dengan menjadikan Otoritas Palestina sebagai pusat proses perdamaian, sekaligus menolak keterlibatan Israel yang dipimpin Benjamin Netanyahu.
“Melibatkan Palestina bukan sekadar prosedur politik, tapi keharusan moral dunia internasional,” ujar Kholid di Jakarta.
Menurutnya, Palestina adalah pihak yang paling terdampak langsung oleh penjajahan dan genosida, sehingga tak ada alasan menyingkirkan mereka dari proses perumusan perdamaian.
PKS juga mendorong Indonesia mengonsolidasikan diplomasi dunia Islam, dengan menggandeng negara-negara kunci seperti Qatar, Turki, Arab Saudi, Yordania, dan Uni Emirat Arab.
“Tanpa Palestina, forum perdamaian akan kehilangan relevansi dan legitimasi,” tegas anggota DPR RI itu.
Kholid mengingatkan, memberi ruang kepada Israel justru akan mencederai nilai keadilan global.
“Israel semestinya diposisikan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas krisis kemanusiaan Gaza, bukan sebagai arsitek perdamaian,” katanya.
PKS menilai, perdamaian sejati mustahil lahir dari normalisasi penjajahan dan impunitas kejahatan kemanusiaan.
“Israel tak boleh diberi panggung damai. Dunia harus berani menjatuhkan sanksi,” pungkas Kholid. (*)